Bahasa Pemrograman


A. Bahasa Pemrograman Tingkat Rendah

1. Bahasa Assembly

Bahasa Assembly adalah bahasa pemrograman tingkat rendah
Kelebihan Bahasa Assembly:

1. Ketika di-compile lebih kecil ukuran
2. Lebih efisien/hemat memori
3. Lebih cepat dieksekusi
Kesulitan Bahasa Assembly:

1. Dalam melakukan suatu pekerjaan, baris program relatif lebih panjang dibanding bahasa tingkat tinggi

2. Relatif lebih sulit untuk dipahami terutama jika jumlah baris sudah terlalu banyak

3. Lebih sulit dalam melakukan pekerjaan rumit, misalnya operasi matematis

B. Bahasa Pemrograman Tingkat Menengah
1. Bahasa C

Dalam beberapa literatur, C digolongkan sebagai bahasa pemrograman tingkat menengah (medium level language).

Penempatan ini hanya menegaskan bahwa C bukan bahasa pemrograman yang berorientasi pada mesin, yang merupakan ciri bahasa tingkat rendah, melainkan berorientasi pada obyek tetapi dapat dinterprestasikan oleh mesin dengan cepat, secepat bahasa mesin. Inilah salah satu kelebihan C yaitu memiliki kemudahan dalam menyusun programnya semudah bahasa tingkat tinggi namun dalam mengesekusi program secepat bahasa tingkat rendah.

Kelebihan Bahasa C :

Beberapa alasan mengapa bahasa C banyak digunakan, diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Bahasa C tersedia hampir di semua jenis komputer

2. Kode bahasa C sifatnya adalah portabel Aplikasi yang ditulis dengan bahasa C untuk suatu komputer tertentu dapat digunakan di komputer lain hanya dengan sedikit modifikasi.

3. Bahasa C hanya menyediakan sedikit kata-kata kunci
4. Proses executable program bahasa C lebih cepat

5. Dukungan pustaka yang banyak, Keandalan bahasa C dicapai dengan adanya fungsi-fungsi pustaka.

6. C adalah bahasa yang terstruktur
Kekurangan :

1.Banyaknya Operator serta fleksibilitas penulisan program kadang-kadang membingungkan pemakai.

2. Bagi pemula pada umumnya akan kesulitan menggunakan pointer

2. Bahasa C++

Pada tahun 1985, lahirlah secara resmi bahasa baru hasil pengembangan C yang dikenal dengan nama C++. Sebenarnya bahasa C++ mengalami dua tahap evolusi. C++ yang pertama, dirilis oleh AT&T Laboratories, dinamakan cfront. C++ versi kuno ini hanya berupa kompiler yang menterjemahkan C++ menjadi bahasa C. Pada evolusi selanjutnya, Borland International Inc. mengembangkan kompiler C++ menjadi sebuah kompiler yang mampu mengubah C++ langsung menjadi bahasa mesin (assembly). Sejak evolusi ini, mulai tahun 1990 C++ menjadi bahasa berorientasi obyek yang digunakan oleh sebagian besar pemrogram professional.

Aplikasi bahasa C++

• Sebagai bahasa pemrograman di Windows, UNIX, Linux.

• Visual C++ dapat dibuat aplikasi apa saja seperti database.

• Bahasa untuk pembuatan system operasi, game, system kendali,pembuatan aplikasi

• Untuk membuat bahasa baru atau membuat compiler bahasa baru

• Untuk menulis komponen dan file-file pustaka bahasa lain

Kelebihan:

• Merupakan induk dari bahasa pemrograman perl, php, phyton, visual basic, gambas, java, C#

• Compiler bahasa C++ terdapat di semua platform

• Untuk pengembangan visual dijejali dengan platform yang sangat banyak seperti OWL, MFC, Cocoa, QT, GTK, dll

• Merupakan pemrograman berorientasi objek

Kekurangan:

• Bahasa ini cukup sulit untuk dipel;ajari dan dipahami

• Banyaknya operator serta fleksibilitas penulisan program kadang-kadang membingungkan pemakai

• Bagi pemula pada umumnya akan kesulitan menggunakan pointer

3. Bahasa C#

C# (dibaca: C sharp) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang berorientasi objek yang dikembangkan oleh Microsoft sebagai bagian dari inisiatif kerangka .NET Framework. Bahasa pemrograman ini dibuat berbasiskan bahasa C++ yang telah dipengaruhi oleh aspek-aspek ataupun fitur bahasa yang terdapat pada bahasa-bahasa pemrograman lainnya seperti Java, Delphi, Visual Basic, dan lain-lain) dengan beberapa penyederhanaan.

C#
– Bahasanya ringkas nggak usah banyak ngetik

- Mirip dengan C++ dan Java. Sehingga kalau programmer C++ atau Java mau belajar C# relatif lebih mudah karena mirip terutama istilah OOPnya.

- Dokumentasi awal dari Microsoft kebanyakan keluar dengan bahasa C# contohnya untuk Sharepoint Programming .

- Bukan bahasa untuk pemula dalam programming terutama karena C# Case Sensitive VB

- Menggunakan syntax bahasa BASIC ( istilah OOP nya agak membingungkan orang yang terbiasa dengan Java atau C++) sehingga programmer VB 6.0 relatif lebih mudah mempelajarinya.

- Karena tidak Case Sensitive lebih cocok untuk pemula dalam programming (tapi bukan berarti VB adalah bahasa pemula karena VB juga bisa digunakan untuk hal-hal yang canggih)

- Lebih banyak ngetik (namun karena itu juga VB lebih deskriptif kalau kita baca )

C. Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi
1. Bahasa Basic

BASIC adalah beginner all-purpose symbolic instruction code dikembangkan tahun 1965 di Darmouth College oleh John Kemeny dan Thomas Kurtz. Awalnya ditujukan untuk pengajaran dasar pemrogaman computer.

Aplikasi bahasa basic

• Ø Landasan pemrograman Visual Basic dan visual basic for aplication

• Ø Bahasa pemrograman pada banyak produk Microsoft seperti untuk administrasi dan otomatisasi batch skrip, windowskrip house.

• Ø Untuk pembuatan program kid Basic, FreeBasic, dan Gambas

Kelebihan:

• Ø Bahasa Basic tergolong bahasa serbaguna dan dapat digunakan di aplikasi apa saja.

Kekurangan:
• Ø Bahasanya kurang terstruktur
• Ø Tidak cocok untuk membuat aplikasi besar
• Ø Sintaksnya penuh dengan GOTO yang menyesatkan
• Ø Bahasa ini merupakan bahasa yang primitif di era DOS
2. Bahasa Pascal

Pascal dibuat pertama kali oleh Prof. Niklaus Wirth, seorang anggota International Federation of Information Processing (IFIP) pada tahun 1971. pascal berasal dari nama matematikawan yaitu Blaise Pascal. Pascal digunakan untuk mengenalkan pemrograman terstruktur.

Aplikasi Bahasa Pascal

• Ø Pascal dipakai sebagai landasan pembuatan kode perangkat lunak Delphi (berbasis windows)

• Ø Pascal dipakai sebagai landasan pembuatan kode perangkat lunak Kylix (berbasis Linux)

Kelebihan bahasa pascal :

• Ø Tipe data standar, tipe-tipe data standar yang telah tersedia bahasa pemrogaman. Pascal memiliki tipe data standar Boolean, integer, char, real, string.

• Ø User defined data types, programmer dapat membuat tipe data lain yang diturunkan dari tipe data standar.

• Ø Strongly-typed, programmer harus menentukan tipe data dari suatu variable dan variable tersebut tidak dapat dipergunakan untuk menyimpan tipe data selain format yang ditentukan.

• Ø Terstruktur, memiliki sintaks yang memungkinkan penulisan program dipecah menjadi fungsi-fungsi kecil (procedur dan function) yang dapat dipergunakan berulang-ulang.

• Ø Sederhana dan ekspresif, memiliki struktur yang sederhana dan sangat mendekati bahasa manusia (bahasa inggris) sehingga mudah dipelajari dan dipahami.

Kekurangan bahasa pascal :
• Ø Versi awal Pascal kurang cocok untuk aplikasi bisnis karena dukungan basisdata yang terbatas.
• Ø Sintaks Pascal terlalu bertele-tele
• Ø Tidak mendukung pemrograman berorientasi objek
• Ø Pascal tidak fleksibel dan banyak kekurangan yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi yang besar.
3. Bahasa Phyton
Bahasa pemrograman ini dibuat oleh Guido van Rossum dari Amsterdam, Belanda. Pada awalnya, motivasi pembuatan bahasa pemrograman ini adalah untuk bahasa skrip tingkat tinggi pada sistem operasi terdistribusi Python merupakan bahasa pemrograman yang freeware atau perangkat bebas dalam arti sebenarnya, tidak ada batasan dalam penyalinannya atau mendistribusikannya. Lengkap dengan source codenya, debugger dan profiler, antarmuka yang terkandung di dalamnya untuk pelayanan antarmuka, fungsi sistem, GUI (antarmuka pengguna grafis), dan basis datanya. Python dapat digunakan dalam beberapa sistem operasi, seperti kebanyakan sistem UNIX, PCs (DOS, Windows, OS/2), Macintosh, dan lainnya. Pada kebanyakan sistem operasi linux, bahasa pemrograman ini menjadi standarisasi untuk disertakan dalam paket distribusinya.
Aplikasi bahasa phyton
• Ø Perangkat bantu shell. Tugas-tugas sistem administrator, program baris perintah.
• Ø Kerja bahasa ekstensi. Antarmuka untuk pustaka C/C++, kustomisasi
• Ø Pembuatan prototipe secara cepat/pembuatan sistem aplikasi. Prototipe yang dapat dibuang atau sesuai dengan permintaan.
• Ø Modul berdasarkan bahasa pemrograman. Pengganti dari penulisan parser khusus.
• Ø Antarmuka pengguna grafis. Penggunaan GUI API sederhana dan canggih.
• Ø Pengaksesan basisdata. Penyimpanan objek tetap, antarmuka sistem SQL.
• Ø Pemrograman terdistribusi. Penggunaan API mekanisme client/server terintegrasi.
• Ø Skrip internet. Skrip CGI, antarmuka HTTP, Aplet WWW, dan lainnya.
Kelebihan :
• Ø Tidak ada tahapan kompilasi dan penyambungan (link) sehingga kecepatan perubahan pada masa pembuatan system aplikasi meningkat.
• Ø Tidak ada deklarasi tipe sehingga program menjadi lebih sederhana, singkat, dan fleksible.
• Ø Manajemen memori otomatis yaitu kumpulan sampah memori sehingga dapat menghindari pencatatan kode
• Ø Tipe data dan operasi tingkat tinggi yaitu kecepatan pembuatan system aplikasi menggunakan tipe objek yang telah ada
• Ø Pemrograman berorientasi objek
• Ø Pelekatan dan perluasan dalam C
• Ø Terdapat kelas, modul, eksepsi sehingga terdapat dukungan pemrograman skala besar secara modular
• Ø Pemuatan dinamis modul C sehingga ekstensi menjadi sederhana dan berkas biner yang kecil
• Ø Pemuatan kembali secara dinamis modul phyton seperti memodifikasi aplikasi tanpa menghentikannya
• Ø Model objek universal kelas Satu
• Ø Konstruksi pada saat aplikasi berjalan
• Ø Interaktif, dinamis dan alamiah
• Ø Akses hingga informasi interpreter
• Ø Portabilitas secara luas seperti pemrograman antar platform tanpa ports
• Ø Kompilasi untuk portable kode byte sehingga kecepatan eksekusi bertambah dan melindungi kode sumber
• Ø Antarmuka terpasang untuk pelayanan keluar seperti perangkat Bantu system, GUI, persistence, database, dll
Kekurangan:
• Ø Beberapa penugasan terdapat diluar dari jangkauan python, seperti bahasa pemrograman dinamis lainnya, python tidak secepat atau efisien sebagai statis, tidak seperti bahasa pemrograman kompilasi seperti bahasa C.
• Ø Disebabkan python merupakan interpreter, python bukan merupakan perangkat bantu terbaik untuk pengantar komponen performa kritis.
• Ø Python tidak dapat digunakan sebagai dasar bahasa pemrograman implementasi untuk beberapa komponen, tetapi dapat bekerja dengan baik sebagai bagian depan skrip antarmuka untuk mereka.
• Ø Python memberikan efisiensi dan fleksibilitas tradeoff by dengan tidak memberikannya secara menyeluruh. Python menyediakan bahasa pemrograman optimasi untuk kegunaan, bersama dengan perangkat bantu yang dibutuhkan untuk diintegrasikan dengan bahasa pemrograman lainnya.
4. Bahasa Java
Java mulai dirilis pada tahun 1990 sebagai bahasa program yang disebut Oak, kemudian Sun MycroSystem mendirikan kelompok kerja yang terdiri atas para programmer handal untuk membuat produk dan memperluas pasar Sun. Sekarang, java masih dalam taraf pengembangan dan sudah mempengaruhi arah pemrogaman computer dan internet. Bahasa pemrogaman Java dirilis secara gratis di Internet dan Sun memberikan lisensi penuh terhadap implementasi Java dan segala komponennya untuk digunakan di berbagai vendor software Internet dengan harapan supaya dapat menciptakan standard pemrogaman web.
Aplikasi Bahasa Java
• Ø Pemrograman jaringan
• Ø Pembuatan aplikasi berbasis windows
• Ø Program untuk membuat web
Kelebihan Bahasa Java:
• Ø Sederhana dan ampuh, java menyediakan sarana untuk membuat program (applet) yang berjalan pada web browser. Programmer dapat menggunakan applet kecil yang aman, dinamik, lintas platform, aktif dan siap dijalankan di jaringan.
• Ø Aman, java dirancang dengan konsep keamanan internet.
• Ø Berorientasi objek, java tidak diturunkan bahasa pemrogaman manapun. Java memiliki keseimbangan yang menyediakan mekanisme peng-class-an sederhana dengan model antarmuka dinamik yang intuitif hanya jika diperlukan.
• Ø Kokoh, java membatasi programmer dengan memberi kunci supaya progamer dapat menemukan kesalahan lebih cepat saat mengembangkan program.
• Ø Interaktif, java dirancang untuk menciptakan program jaringan yang interaktif.
• Ø Netral terhadap berbagai arsitektur, java mampu berjalan dalam platform apapun seperti PC, UNIX, Macintosh, dll.
• Ø Terinterpretasi dan berkinerja tinggi, java melengkapi keajaiban lintas platform yang luar biasa dengan kompilasi ke dalam representasi langsung yang disebut java code byte yang dapat diterjemahkan oleh system apapun yang memiliki java interpreter dan java virtual machine.
• Ø Mudah dipelajari karena bersifat sederhana
• Ø Mendukung koneksi ke database
Kekurangan bahasa Java :
• Ø Java memiliki kecepatan yang kurang dari bahasa C ++
• Ø Implementasi J2ME tidak global. Misalnya, J2ME untuk Motorola dengan J2ME untuk Sony Ericson tidak sama. Berbeda lagi J2ME untuk Nokia. Setiap produk selalu mempunyai modul tersendiri yang dinilai aneh penerapannya dan harus di-compile dengan modul yang berbeda-beda.
• Ø Java memakan banyak memori computer
• Ø Java merupakan bahasa yang kompleks dan susah dipelajari
• Ø Program yang dibuat oleh bahasa ini lebih lambat disbanding program yang dibuat dengan bahasa lain seperti C atau C++.
5. Bahasa Visual Basic

Visual Basic merupakan bahasa yang mendukung OOP, namun tidak sepenuhnya. Beberapa karakteristik obyek tidak dapat dilakukan pada Visual Basic, seperti Inheritance tidak dapat dilakukan pada class module. Polymorphism secara terbatas bisa dilakukan dengan mendeklarasikan class module yang memiliki Interface tertentu. Visual Basic (VB) tidak bersifat case sensitif. Selain itu Visual Basic juga mendukung Visual Programming

Aplikasi dalam Visual Basic

Ø Pemrograman jaringan
Ø Pembuatan aplikasi berbasis windows
Ø Program untuk membuat web

Kelebihan:
Perintah-perintah dalam bahasa VB juga sangat komplit dan di VB kita bisa dengan mudah membuat sebuah program tanpa harus mengetik bahasa program lagi, tetapi cukup mendesign interface/tampilan program dengan VB Editor yang terlah tersedia. Yang paling menarik dari VB terutama adalah tersedianya fasilitas ActiveX. ActiveX merupakan program/fasilitas tambahan yang bisa kita masukan/load ke dalam VB sehingga fasilitas dan kemampuan VB bisa terus meningkat. Selai itu bila kita ingin membuat tombol, lainnya Anda harus membuat code yang panjang hanya untuk membuat tombol saja. Selain itu source code, ocx VB dapat diperoleh di internet sangat banyak.

Kekurangan:
Didalam kelebihan pastinya sebuah software memiliki kelemahan, VB memiliki kelemahan yaitu VB tidak memiliki database sendiri dan biasanya VB mengunakan database seperti : mysql,sql server, microsoft access. Selain tidak memiliki database sendiri VB tidak punya pendukung untuk membuat report dari bawaan VB sendiri, tetapi vb menggandeng sebuah software lain contohnya crystal report ataupun Microsoft access untuk membangun sebuah laporan.

6. Bahasa Ruby

Ruby adalah bahasa pemrogaman scripting yang berorientasi objek. Tujuan dari ruby adalah menggabungkan kelebihan dari semua bahasa pemrogaman scripting yang ada di dunia. Ruby ditulis dengan bahasa C dengan kemampuan dasar seperti Perl dan Phyton.
Aplikasi bahasa ruby
• Ø Implementasi besar Ruby pada JRuby dan Rubinius
• Ø Ruby dapat diterapkan pada teknologi Asynchronous JavaScript dan XML (AJAX).
• Ø Ruby on Rails untuk membuat framework web
Kelebihan:
• Ø Sintaks sederhana
• Ø Memiliki Exception Handling yang baik
• Ø OOP
• Ø Single inheritance
• Ø Didukung oleh OS Linux, Windows, MacOS X, OS/2, BeOs, dan Unix.
• Ø Merupakan bahasa pemrograman scripting yang berorientasi objek
• Ø Memiliki garbage collector yang secara otomatis akan menghapus informasi tak terpakai dari memori
Kelemahan :
• Ø Multithreading. Implementasi thread di ruby masih berupa green thread, bukan native thread. Hal ini membuat aplikasi GUI (desktop) dengan background thread tidak mungkin diimplementasikan di ruby.
• Ø Virtual Memory, ruby masih fully interpreted sehingga program ruby cenderung lebih lambat.
• Ø Spek. saat ini spesifikasi ruby (syntax, behaviour, dll) adalah implementasi ruby yang asli dari matz.
• Ø IDE. Saat ini kualitas IDE untuk ruby masih jauh daripada .net dan java. Tapi dengan bermunculnya IDE ruby yang dibuat dengan java.net, kondisinya agak berubah. Tapi karena ruby bahasa yang sangat dinamis, sulit untuk bisa mendapatkan informasi secara lengkap mengenai struktur sebuah program ruby secara statis.
7. Bahasa Phyton
Python merupakan bahasa pemrograman yang freeware atau perangkat bebas dalam arti sebenarnya, tidak ada batasan dalam penyalinannya atau mendistribusikannya. Lengkap dengan source codenya, debugger dan profiler, antarmuka yang terkandung di dalamnya untuk pelayanan antarmuka, fungsi sistem, GUI (antarmuka pengguna grafis), dan basis datanya. Python dapat digunakan dalam beberapa sistem operasi, seperti kebanyakan sistem UNIX, PCs (DOS, Windows, OS/2), Macintosh, dan lainnya. Pada kebanyakan sistem operasi linux, bahasa pemrograman ini menjadi standarisasi untuk disertakan dalam paket distribusinya.
Aplikasi bahasa phyton
• Ø Perangkat bantu shell. Tugas-tugas sistem administrator, program baris perintah.
• Ø Kerja bahasa ekstensi. Antarmuka untuk pustaka C/C++, kustomisasi
• Ø Pembuatan prototipe secara cepat/pembuatan sistem aplikasi. Prototipe yang dapat dibuang atau sesuai dengan permintaan.
• Ø Modul berdasarkan bahasa pemrograman. Pengganti dari penulisan parser khusus.
• Ø Antarmuka pengguna grafis. Penggunaan GUI API sederhana dan canggih.
• Ø Pengaksesan basisdata. Penyimpanan objek tetap, antarmuka sistem SQL.
• Ø Pemrograman terdistribusi. Penggunaan API mekanisme client/server terintegrasi.
• Ø Skrip internet. Skrip CGI, antarmuka HTTP, Aplet WWW, dan lainnya.
Kelebihan :
• Ø Tidak ada tahapan kompilasi dan penyambungan (link) sehingga kecepatan perubahan pada masa pembuatan system aplikasi meningkat.
• Ø Tidak ada deklarasi tipe sehingga program menjadi lebih sederhana, singkat, dan fleksible.
• Ø Manajemen memori otomatis yaitu kumpulan sampah memori sehingga dapat menghindari pencatatan kode
• Ø Tipe data dan operasi tingkat tinggi yaitu kecepatan pembuatan system aplikasi menggunakan tipe objek yang telah ada
• Ø Pemrograman berorientasi objek
• Ø Pelekatan dan perluasan dalam C
• Ø Terdapat kelas, modul, eksepsi sehingga terdapat dukungan pemrograman skala besar secara modular
• Ø Pemuatan dinamis modul C sehingga ekstensi menjadi sederhana dan berkas biner yang kecil
• Ø Pemuatan kembali secara dinamis modul phyton seperti memodifikasi aplikasi tanpa menghentikannya
• Ø Model objek universal kelas Satu
• Ø Konstruksi pada saat aplikasi berjalan
• Ø Interaktif, dinamis dan alamiah
• Ø Akses hingga informasi interpreter
• Ø Portabilitas secara luas seperti pemrograman antar platform tanpa ports
• Ø Kompilasi untuk portable kode byte sehingga kecepatan eksekusi bertambah dan melindungi kode sumber
• Ø Antarmuka terpasang untuk pelayanan keluar seperti perangkat Bantu system, GUI, persistence, database, dll
Kekurangan:
• Ø Beberapa penugasan terdapat diluar dari jangkauan python, seperti bahasa pemrograman dinamis lainnya, python tidak secepat atau efisien sebagai statis, tidak seperti bahasa pemrograman kompilasi seperti bahasa C.
• Ø Disebabkan python merupakan interpreter, python bukan merupakan perangkat bantu terbaik untuk pengantar komponen performa kritis.
• Ø Python tidak dapat digunakan sebagai dasar bahasa pemrograman implementasi untuk beberapa komponen, tetapi dapat bekerja dengan baik sebagai bagian depan skrip antarmuka untuk mereka.
• Ø Python memberikan efisiensi dan fleksibilitas tradeoff by dengan tidak memberikannya secara menyeluruh. Python menyediakan bahasa pemrograman optimasi untuk kegunaan, bersama dengan perangkat bantu yang dibutuhkan untuk diintegrasikan dengan bahasa pemrograman lainnya.
8. Bahasa Cobol

Versi dari bahasa COBOL ini disebut dengan COBOL-60. ANSI COBOL ini yang sekarang banyak diterapkan oleh sejumlah pabrik-pabrik komputer. Dengan adanya standardisasi, pemakai tidak terlalu sulit menggunakan bahasa COBOL versi yang berbeda, karena inti dari bahsa ini sama.
Aplikasi bahasa COBOL
• Ø Untuk membuat aplikasi bisnis
• Ø Untuk pengolahan data dan database
Kelebihan :
• Ø Program COBOL dibuat dalam instruksi bahasa inggris, sehingga lebih mudah dipelajari dan dibuat.
• Ø Program COBOL sesuai untuk pengolahan data yang banyak diterapkan pada permaslahan .
• Ø Program COBOL sifatnya standard, sehingga dapat dipergunakan pada komputer-komputer yang berbeda, tanpa banyak perbedaan.
• Ø Struktur program COBOL jelas, sehingga dapat dimengerti oleh orang seperti akuntan, auditor, atau manajer-manajer yang hanya mempunayai pengetahuan pengolahan data yang sedikit.
• Ø COBOL menyediakan fasilitas Listing Program, bilamana perlu dapat diperiksa oleh orang lain selain programer.
• Ø Mudah didokumentasikan dan dikembangkan bilamana perlu
• Ø Problem Orientad Language
Kekurangan :
• Ø Operasi masukan dan keluaran yang masih kaku
• Ø Struktur penulisan program yang sangat kaku dan bertele-tele
9. Bahasa Prolog
Prolog (Programmation en logique) adalah bahasa pemrograman logika atau bahasa non-prosedural. Bahasa ini diciptakan oleh Alain Colmerauer dan Robert Kowalski sekitar tahun 1972 dalam upaya untuk menciptakan suatubahasa pemrograman untuk aplikasi kecerdasan buatan. Bahasa ini menjadi popular semenjak Jepang mengumumkan pada tahun 1981 bahwa jepang akan menggunakannya sebagai basis computer “generasi kelima”.
Aplikasi bahasa prolog
• Ø Bahasa pemrograman Artificial Intellegence dan robot
• Ø Bahasa pemrograman computer generasi kelima
• Ø PROLOG banyak digunakan dalam aplikasi pembuatan bahasa alami, penulisan compiler, penambahan ilmu pada sistem pakar dan purwarupa (prototype) perangkat lunak.
• Ø Bagus untuk menulis sistem pakar dan knowledge based system.
Kelebihan :
• Ø Berbeda dengan bahasa pemrograman yang lain, yang menggunakan algoritma konvensionl sebagai teknik pencariannya seperti pada Delphi, Pascal, Basic, COBOL dan bahasa pemrograman yang sejenisnya, maka prolog menggunakan teknik pencarian yang di sebut heuristik (heutistic) dengan menggunakan pohon logika.
• Ø Melakukan komputasi rumit pada data yang kompleks.
• Ø Mengekpresikan algoritma dengan baik.
• Ø Mengalokasikan memori secara dinamis sehingga programmer tidak harus mendeklarasikan ukuran sebuah struktur data sebelum membuatnya.
• Ø Mengembangkan dan memodifikasi dirinya sendiri sehingga sebuah program dapat “belajar” melalui informasi yang didapat selama program dijalankan
• Ø PROLOG mempunyai Automated Reasoning Procedure (Prosedur Sebab-Akibat Otomatis) yang disebut Inference Engine (Inference = proses pengambilan kesimpulan) yang sudah built-in didalamnya. Akibatnya, program yang menggunakan logika sebab-akibat jadi lebih mudah ditulis dalam PROLOG.
Kekurangan :
• Ø Pemborosan dalam pengalokasian memory sehingga program berjalan menjadi lambat

10. Bahasa Delphi
Delphi merupakan salah satu bahasa pemrograman yang mengalami perkembangan sangat pesat di dunia khususnya di Indonesia. Banyak aplikasi dapat dikembangkan dengan Delphi seperti operasi perhitungan matematis, grafis, Pengolah kata, Spreet Sheet, games dan basis data. Dengan dukungan OOP Delphi mempunyai kemampuan yang sangat handal apalagi dengan adanya komunitas Delphi semakin memperjelas eksistensinya.
Kelebihan :
1. Sifatnya freeware
2. Dikembangkan dengan bahasa Pascal, sehingga pagi pengguna yang terbiasa dengan dasar pemrograman turbo Pascal akan lebih familiar.
3. Komponen yang disediakan sudah cukup lengkap tanpa harus add component dari sumber lain.
4. Dokumentasi cukup lengkap.

Kelemahan:
a. Pengguna yang tidak memiliki dasar pemrograman dengan bahasa Pascal akan mengalami kesulitan untuk pertama kalinya.
b. Setiap komponen yang dimasukkan dalam form tampilan, akan diikutsertakan kode deklarasi dan inisialisasinya dalam list code. Sehingga apabila terjadi perubahan komponen, penamaan maupun kesalahan penulisan kode, program tidak mau membetulkan otomatis.
c. Apabila terdapat form/list code lain yang di-include-kan, harus dituliskan code/nama dari form/lost code di bagian “uses” dan juga inisialisasi variablenya.

11. Bahasa WEB
Bahasa WEB. yaitu bahasa yang digunakan untuk membuat suatu website. Ada beberapa bahasa yang termasuk dalam kategori bahasa web yaitu
1. Bahasa Pemrograman HTML
HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet.
HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C).
HTML berupa kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai dengan yang diinginkan.
Sebuah file yang merupakan file HTML dapat dibuka dengan menggunakan browser web seperti Mozilla Firefox atau Microsoft Internet Explorer.

2. Bahasa Pemrograman PHP
PHP adalah bahasa pemrogaman web atau scripting language yang didesain untuk web. PHP dibuat pertama kali oleh Rasmus Lerdford untuk menghitung jumlah pengunjung pada homepagenya pada akhir tahun 1994. PHP terus berkembang dari PHP 1 yang ditulis ulang Rasmus dalam bahasa C pada tahun 1995 sampai PHP 4 yang diluncurkan tanggal 22 Mei 2000.
Aplikasi Bahasa PHP
• Ø PHP digunakan sebagai landasan operasi pada pemrogaman jaringan berbasis web
• Ø PHP digunakan juga untuk pemrogaman database.
• Ø PHP digunakan untuk membuat aplikasi web
Kelebihan:
• Ø PHP menjadi popular karena kesederhanaannya dan kemampuannya dalam menghasilkan berbagai aplikasi web seperti counter, system artikel/ CMS, e-commerce, bulletin board, dll
• Ø PHP adalah salah satu bahasa server-side yang didesain khusus untuk aplikasi web.
• Ø PHP termasuk dalam Open Source Product dan telah mencapai versi 4.
• Ø Aplikasi PHP cukup cepat dibandingkan dengan aplikasi CGI dengan Perl atau Phyton bahkan lebih cepat disbanding dengan ASP maupun Java dalam berbagai aplikasi web
• Ø Tersedia baik di Windows maupun Linux, walau saat ini paling efektif di web server Apache dan OS Linux
• Ø Sintaks mirip C dan mudah dipelajari
• Ø Komunitas yang ramai dan saling membantu, seperti di diskusiweb.com, phpbuilder.com, phpindo.com, dll
• Ø Berbagai script atau aplikasi yang gratis telah tersedia.
Kekurangan :
• Ø Tidak detail untuk pengembangan skala besar
• Ø Tidak memiliki system pemrogaman berorientasi objek yang sesungguhnya
• Ø Tidak bisa memisahkan antara tampilan dengan logic dengan baik
• Ø PHP memiliki kelemahan security tertentu apabila programmer tidak jeli dalam melakukan pemrogaman dan kurang memperhatikan isu konfigurasi PHP.
• Ø Kode PHP dapat dibaca semua orang, dan kompilasi hanya dapat dilakukan dengan tool yang mahal dari Zend
3. Bahasa Pemrograman ASP
ASP adalah singkatan dari Active Server Pages yang merupakan salah satu bahasa pemograman web untuk menciptakan halaman web yang dinamis.
ASP merupakan salah satu produk teknologi yang disediakan oleh Microsoft.
ASP bekerja pada web server dan merupakan server side scripting.

4. Bahasa Pemrograman XML
Extensible Markup Language (XML) adalah bahasa markup serbaguna yang direkomendasikan W3C untuk mendeskripsikan berbagai macam data.
XML menggunakan markup tags seperti halnya HTML namun penggunaannya tidak terbatas pada tampilan halaman web saja.
XML merupakan suatu metode dalam membuat penanda/markup pada sebuah dokumen.

5. Bahasa Pemrograman WML
WML adalah kepanjangan dari Wireless Markup Language, yaitu bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi berbasis XML (eXtensible Markup Langauge).
WML ini adalah bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi wireless.
WML merupakan analogi dari HTML yang berjalan pada protocol nirkabel.

6. Bahasa Pemrograman PERL
Perl adalah bahasa pemrograman untuk mesin dengan sistem operasi Unix (SunOS, Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, PowerPC, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC.
PERL merupakan bahasa pemograman yang mirip bahasa pemograman C.

7. Bahasa Pemrograman CFM
Cfm dibuat menggunakan tag ColdFusion dengan software Adobe ColdFusion / BlueDragon / Coldfusion Studio.
Syntax coldfusion berbasis html.

8. Bahasa Pemrograman Javascript
Javascript adalah bahasa scripting yang handal yang berjalan pada sisi client.
JavaScript merupakan sebuah bahasa scripting yang dikembangkan oleh Netscape.
Untuk menjalankan script yang ditulis dengan JavaScript kita membutuhkan JavaScript-enabled browser yaitu browser yang mampu menjalankan JavaScript.

9. Bahasa Pemrograman CSS
Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup.
Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML.
Walaupun demikian, bahasanya sendiri dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen XML termasuk SVG dan XUL.
Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium (W3C).

About these ads

About Sintata
Seek and Share Knowledge

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: